Rabu, 22 Desember 2010

8 fakta kelakuan anak terhadap orang tua

8 fakta kelakuan anak terhadap orang tua

1. Anak selalu berfikir orang tuanya pilih kasih terhadap saudaranya

2. Anak selalu merasa terkekang oleh orang tuanya

3. Anak selalu merasa lebih pintar dan membantah nasihat orang tuanya

4. Anak selalu merasa bahwa dirinya tidak di sayang

5. Anak selalu memperhitungkan segala sesuatu yang telah ia lakukan untuk orang tuanya

6. Anak selalu membingungkan harta warisan

7. Anak selalu menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang telah diberikan

8. Anak selalu membentak orang tuanya saat berbicara


8 Fakta yang tidak diketahui oleh anak:

1. Anak tidak mengerti jika dibalik sepengetahuannya orang tuanya selalu memuji anak di depan saudaranya

2. Anak tidak mengerti bahwa semua yang di lakukan orang tuanya hanya untuk kebaikan masa depan anak

3. Anak tidak mengerti bahwa orang tuanya telah menjalani kehidupan yang lebih keras dibanding anak

4. Anak tidak mengerti bahwa di setiap doa dan harapan orang tua nama anak selaku di ingat

5. Orang tua tidak pernah memberitahukan mengenai pengorbanannya selama melahirkan anda

6. Orang tua telah mempersiapkan harta warisan untuk anaknya, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan

7. Orang tua tidak rela melihat anaknya hidup bersusah – susah di tempat orang lain.

8. Anak tidak mengerti setiap kali ia membentak, hati orang tua akan bergetar dan menyebabkan umurnya lebih pendek

Jika anda telah memahami dan merasa bersalah kepada orang tua anda. Segera..!!! Hampiri orang tua anda, peluk mereka, bisik’an kata MAAF di telinga mereka, dan berjanjilah tidak melakukannya lagi. Sebelum semuanya terlambat dan orang tua anda meninggalkan anda…!!!

Jika anda telah membaca pesan ini. Lanjutkan’lah kepada seluruh teman anda, biarkan berita ini dapat di ketahui banyak orang dan membuat anak tersadar akan perbuatannya terhadap orang tua mereka.

Artikel ini aku temuin di http://katabijak.wordpress.com/, sebuah artikel yang cukup menarik yang membuat aku untuk segera mengurungkan niatan untuk pulang. Dan pas banget secara kebetulan hari ini adalah hari Ibu...

hm,,,jadi semakin sayang sama Ibu, tapi bukan berarti tidak sayang juga sama Bapak looh,,,hehhee

I love Mom,,,,

I love Dad,,,,

"semoga Bermanfaat"

Kamis, 14 Oktober 2010

Mengunyah permen karet bisa bikin kita keriput..???


Permen karet bisa membuat nafas kita lebih segar bahkan mengalihkan kita dari kebiasaan buruk merokok. Tetapi beberapa ahli bedah plastik justru meminta kita menjauhi permen karet. Sebabnya, mengunyah permen karet membentuk kerutan-kerutan di wajah. Benarkah?“Banyak pasien saya yang merupakan penyuka permen karet, memiliki pola-pola kerutan di sekitar mulut mereka,” ucap Dr Joel Schlessinger, ahli dermatologi dan bedah plastik dari Omaha, Nebraska. “Itu mengapa saya mulai berpikir, permen karet menimbulkan kerutan di wajah."

Meskipun sampai saat ini belum ada penelitian yang memberikan keterkaitan antara permen karet dengan kerutan-kerutan di wajah, namun isu ini sudah merebak di dunia maya seperti blog-blog kecantikan.Tetapi bagi beberapa ahli bedah plastik, mengunyah permen karet bisa merusak jaringan otot di sekitar mulut. Salah satu yang mengamini hal ini adalah Dr Hema Sundaram, ahli bedah plastik dari Washington, DC. Hema menjelaskan saat kita mengunyah permen karet ada gerakan yang kita lakukan berulang-ulang.

Gerakan inilah yang kemudian membuat garis yang kemudian membekas di sekitar mulut kita.“Sebab otot diminta untuk melakukan satu gerakan secara berulang-ulang sehingga membentuk satu kontruksi guratan,” katanya.Konstruksi guratan yang muncul karena gerakan otot yang berulang-ulang menurut Sundaram akan merusak beberapa jaringan kulit yang kemudian berkontribusi pada menurunnya elastisitas kulit.

Tetapi sebaiknya kita jangan langsung membuang permen karet, sebab penelitian di Jerman yang dilakukan Oktober 2009 lalu, justru menyimpulkan bahwa mengunyah permen karet membuat kita berkonsentrasi lebih baik. Bahkan beberapa penelitian lain menyebutkan, mengunyah permen karet bisa mengurangi stres.Sama seperti ilmu menikmati makanan, kita harus menikmati permen karet dalam batas wajar. Sehingga kemungkinan otot-otot sekitar mulut untuk kendur bisa diminimalisasi dengan mengunyah permen karet ketika sedang stres atau ingin membuat nafas kembali segar.

Sumber :http://female.kompas.com/read/xml/2010/06/29/07024932/mengunyah.permen.karet.bikin.keriput

Sate Klopo Bu Asih (Ondomohen)

Sate Klopo Bu Asih (Ondomohen)